Menabung Emas Di Tabungan Emas Pegadaian Menurut Islam

https://www.seputarlm.com

Banyak dikalangan masyarakat selalu memperdebatkan masalah menabung emas dipegadaian hingga terjadi dua kubu yang bersilangan antara yang memperbolehkan menabung emas dipegadaian dan ada juga yang tidak.Perbedaan ini mengacu pada hukum dasar yang tersebutkan:

  • Emas termasuk dalam barang/benda ribawi
  • Status alat pembayaran yaitu uang diperdebatkan antara masuk dan tidaknya sebagai barang ribawi. 
Bukan hanya dalam emas, ada pula perak serta logam lainnya dan bahan-bahan yang termasuk kelompok makanan.Dari semua barang ribawi yang tersebutkan tadi,tidak diperkenankan untuk ditunda atau dikredit/Diingatkan kembali,dengan anggapan "uang adalah barang ribawi".

Dalam beberapa tahun terakhir,PT.Pegadaian (Persero) mengeluarkan sebuah inovasi produk yang diberi nama 'Tabungan Emas'.dan yang juga disampaikan pada website pegadaian,program tabungan emas dilakukan dengan syarat dan prosedur sebagai berikut :
  1. Calon nasabah mendaftarkan diri tanpa diwakilkan orang lain.
  2. Mempunyai KTP dan NPWP atas nama sendiri.
  3. Untuk memulai menabung dalam program tabungan emas,nasabah harus melakukan setoran awal sebesar 0.1gram (dikonversikan pada harga emas hari ini) kira-kira Rp5.000-6.500.
  4. Setelah menabung pada tabungan emas dan jumlah sudah tercapai contoh 1 gram,nasabah bisa melakukan pencetakan emas dalam wujud fisik.
  5. Setiap ingin mencetak emas akan dikenakan biaya untuk mencetaknya secara fisik,untuk pastinya bisa dilihat pada aplikasinya yaitu pegadaian digital.
 Jadi berdasarkan ciri-ciri dari karakteristik pada layanan tabungan emas ini,yang kembali seperti point awal bahwa "uang adalah barang ribawi"maka tak sedikit masyarakat yang mengasumsikannya tabungan emas adalah kredit untuk mendapatkan emas.apakah seperti itu ?

Syarat muamalah dengan benda ribawi :
  1. Muamalah pertukaran sepadan/sejenis.
  2. Muamalah pertukaran benda berbeda.
 Dalam tabungan emas kita rincikan seperti berikut :
  • Berat logam mulia/emas yang kita beli telah diketahui, tetapi belum memiliki fisiknya
  • Harga /gram emasnya juga sudah diketahui dengan jelas.
  • Penyerahan juga langsung dan dititipkan pada PT.Pegadaian (Persero)

Dari penjelasan diatas karekteristik tabungan emas telah memenuhi syarat pertukaran barang ribawi sepadan/sejenis,antara lain :
  1. Melakukan serah terima emas secara langsung
  2. Harus kontan
  3. Sejenis
 Jadi, hukum tabungan emas ini secara sah adalah faqih maka tidak sama dengan hukum jual-beli secara kredit.akad pencetakan emas tersebut sama seperti istishna yang berarti akad memesan barang dengan ongkos/upah yang baru.

Lalu kalau uang dianggap bukanlah barang ribawi ?

Jika uang sudah umum diangap bukan barang ribawi,jangankan jual-beli emas,kredit emas pun tidak dilarang.mengapa demikian ?

Banyak opini yang menganggap uang bukanlah barang ribawi,menjadikan muamalah sebagai bentuk pertukaran ribawi dan tidak.dan syarat yang perlu dimengerti adalah :
  1. Masa tenggang pelunasan barang adalah makmum
  2. Harga emas harus juga makmum
Sekian penjelasan tentang menabung emas pada pegadaian,menurut teman-teman tabungan emas termasuk kemana ?.setiap orang punya pendapat masing-masing jadi kita harus saling menghargainya tanpa perlu ada perdebatan.karena sebagian orang pasti memiliki metode menabung yang berbeda-beda ada yang di celengan,deposito,dan tabungan virtual.


SeputarLM

Download Aplikasi Android SeputarLM agar mempermudah teman-teman mengakses harga emas dan berkomunikasi secara langsung dengan lainnya ,bisa download disini teman-teman :
https://www.mediafire.com/file/4uf3mw2vewtxq2e/SeputarLM-v.1.0.52.apk/file



0 Response to "Menabung Emas Di Tabungan Emas Pegadaian Menurut Islam"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel